Showing posts with label sinau. Show all posts
Showing posts with label sinau. Show all posts

Saturday, November 7, 2009

Antara Aku, Mikrotik dan EasyHotspot(FreeRadius). Hehehehe...

Berawal dari kata "Bismillah". Bismillah yang artinya dengan menyebut nama allah dalam mengawali setiap kegiatan, termasuk menulis blog. hehehe...
Oke yang akan ku angkat dalam tulisan kali ini tidak terlalu jauh dari postingan sebelumnya yang banyak mengangkat mikrotik dan radius, Yaitu bagaimana jika kita ingin menggunakan service keduanya. Istilahnya adalah "menduet-maut" kan antara si mikrotik dan radius dari linux (FreeRadius).
Nah kira-kira apa sih manfaat jika kita menggabungkan atau mengkolaborasikan antara si mikrotik dengan FreeRadius si linux? Secara kan di mikrotik dah ada radiusnya?
Menurut-ku, ketika kita menggunakan radiusnya si mikrotik untuk keperluan yang luas (dalam arti perlu costomize dalam penggunaan) maka si mikrotik kurang terbuka. Karena kita sudah tidak bisa mengubah dalam hal accountingnya. Misal, di mikrotik cuma ada sistem pembayaran untuk prepaid atau model voucher, nah kalo misal kita pengen yang postpaid (bayar di belakang) maka tidak tersedia feature seperti itu di mikrotik.
Nah tujuan kita menggunakan FreeRadius adalah agar kita banyak bisa improvisasi di sana. Model pembayaran bisa dilakukan 2 cara, pre dan post paid, bahkan mekanisme nota dan lain sebagainya bisa ditambahkan di sini. Jadi intinya jika kita menggunakan jasa FreeRadius, akan banyak improvisasi terhadap sistem dan akan semakin bisa menyesuaikan dengan keinginan dari si mimin a.k.a admin.

Di sini untuk percobaan saya menggunakan EasyHotspot sebagai bahan percobaan. Karena Radius dkk sudah terinstall disini.
oke, itu mungkin sedikit tentang manfaat dari penggunaan 2 buah server dalam ber'hotspot ria.
----------------------------------------------------------------------------------
langsung saja kita masuk ke tata cara pembuatan.

Pertama adalah bahwa nantinya kita harus menggunakan 2 komputer server. 1 untuk mikrotik dan sisanya adalah untuk FreeRadius. Disini aku ga bahas bagaimana cara membuat masing2 servernya, aku berasumsi bahwa semua server sudah terconfig dan tinggal integrasi.
Ada dua tahap yang akan kita lakukan, langkah "sederhana" untuk si mikrotik dan langkah "agak sederhana" untuk radius.



Langkah "Sederhana" untuk Mikrotik

Secara default, jika kita menggunakan radius dari mikrotik-nya sendiri, maka alamat dari window radius akan diarahkan ke alamat ip sendiri, yaitu 127.0.0.1.
  1. Langkah pertama adalah arahkan ke alamat server FreeRadius. Isikan alamat ip radius dengan 29.29.29.9 (alamat ip_FreeRadius)
  2. Kemudian isikan secret dengan "mas_lantip"
gambar radius window

Untuk mikrotik cukup itu saja, sederhana bukan? :D

Langkah "agak sederhana" untuk FreeRadius

Ada 3 file yang bersangkutan dengan integrasi ini, yaitu clients.conf, naslist, dan radiusd.conf. Masing-masing akan kita konfigurasi, tapi tidak perlu khawatir, karena tidak banyak yang akan di konfigurasi. dijamin gampang
  1. Buka file /etc/freeradius/client.conf
kemudian tambahkan script "tambahan" pada bagian paling bawah seperti yang ada pada gambar

lebih jelasnya seperti ini
----------------------------------------------------------------------------------
#tambahan untuk mikrotik
client 29.29.29.1 {
secret = mas_lantip
shortname = mikrotik
}
----------------------------------------------------------------------------------
  • Alamat ip di isikan dengan alamat ip si mikrotik.
  • Secret adalah sebuah keywoard yang digunakan untuk menyamakan mesin antara si mikrotik dan si FreeRadius. keywoard ini di samakan dengan dengan secret dari radius mikrotik
  • Shortname di isi bebas, tidak mempengaruhi apapun.
2. buka file /etc/freeradius/nastlist

Naslist adalah file konfigurasi untuk listing server apa saja yang berhubungan dengan si FreeRadius. Jadi tambahkan lagi 1 baris script pada bagian paling akhir seperti yang ada pada gambar

lebih jelasnya seperti ini
----------------------------------------------------------------------------------
#tambahan dari lantip
29.29.29.1 mikrotik other
----------------------------------------------------------------------------------
Baris tersebut menjelaskan bahwa FreeRadius berhubungan dengan server 29.29.29.1 (ip_mikrotik) dengan shortname "mikrotik" dan tipe nya adalah other

3. Buka file /etc/freeradius/radiusd.conf

Scriptnya agak banyak, jadi yang tidak biasa dengan script2 "njrimet" mending segera menjauh dari monitor, segera saja menuju burjo terdekat. Hehehe...
yang dilakukan cukup dengan mencari baris berikut

----------------------------------------------------------------------------------
#passwd = /etc/passwd
shadow = /etc/shadow
#group = /etc/group
----------------------------------------------------------------------------------

  • Kemudian hilangkan kedua tanda pagar yang ada pada awal baris tersebut.
  • Restart daemon untuk FreeRadius, dengan perintah
[root@agilnotmild ~]#/etc/init.d/freeradius restart

Nah, setelah kita melakukan tersebut, maka kita sudah bisa mengkomunikasikan mikriting dan freeradius.


Tapi jika anda menggunakan easyhotspot dalam penggunaan freeradiusnya, maka ada firewall bawaan yang harus terlebih dahulu dimatikan, agar aliran data user dari si mikrotik bisa sampai ke EasyHotspot
Untuk mengubah aturan firewall

----------------------------------------------------------------------------------
[root@agilnotmild~]#vi /etc/init.d/chillispot.firewall

silahkan cari baris yang bertuliskan

$IPTABLES -P INPUT DROP

ubah menjadi

$IPTABLES -p INPUT ACCEPT
----------------------------------------------------------------------------------

File yang barusan di ubah adalah file .sh yang nantinya setiap komputer menyala, file tersebut akan di eksekusi. Agar perubahan itu langsung terlihat maka langsung restart komputer atau cukup dengan mengeksekusi ulang file tersebut.
dengan cara

[root@agilnotmild ~]#sh /etc/init.d/chillispot.firewall

Untuk pembuktian, silahkan ping dari mikrotik ke komputer linux.
jika ping sukses, maka konfigurasi sudah selesai, tapi jika belum, ada 1 cara terakhir, yaitu dengan flushing firewall
dengan perintah

[root@agilnotmild~]#iptables -F

beres....
monggo dicoba.
Selengkapnya

Monday, March 23, 2009

Tutorial Easy Hotspot by: agilnotmild


"Berawal dari" tema blog-ku yang mengharuskan untuk memulai setiap postingan dengan mengimbuhkan kata "Berawal dari". Maka mau nggak mau saya buatkan sebuah paragraf yang nggak nyambung, yang penting ada kata "Berawal dari"-nya. Mungkin agak sedikit tidak bermutu, tapi memang seperti inilah aku. wkwkwkw.... 
Langsung saja menuju ke tema postinganku kali ini yang akan membahas tentang Easy Hotspot. Sebenarnya ini disebabkan karena sebelumnya mencoba bermain-main dengan mikrotik,eh malah jadi keranjingan dengan yang namanya HotSpot. Kalo diliat dari katanya, arti dari HotSpot itu apa ya? kok bisa jadi bikin ketagihan? why? Hot=panas, Spot=titik. Titik panas? Apa memang semua yang panas2 bikin ketagihan ya?. Sudah-sudah, tidak usah dibahas. langsung saja, sebenarnya apa sih Easy Hotspot itu?



Easy Hotspot adalah sebuah bundle distro linux berbasis ubuntu 7, yang memang sengaja dipaketkan oleh anak bangsa, dan sudah diakui di dunia internasional, untuk keperluan hotspot building. dimana paket itu sudah meliputi tiga komponen
  1. MySql : Sarana penyimpanan data2 dan informasi2
  2. FreeRadius : Untuk membangun Radius Server, yaitu merupakan sebuah aplikasi yang memungkinkan keamanan jaringan wireless untuk melakukan authentication, authorize, dan accounting, untuk meremote para pengguna atau user yang ingin mengakses suatu layanan jaringan.
  3. Chillispot : Adalah captive portal yang di desain untuk authentikasi terhadap database keabsahan user yang sudah ada, seperti RADIUS
Dengan ketiga komponen tersebut, maka sudah lengkaplah distro tersebut sebagai distro untuk membangun hotspot dengan AAA [authentication, authorized, & accounting]. Bisa diartikan sendiri lah ya. info lengkap mengenai Easy Hotspot
Nah, kebetulan aku baru kenal Easy Hotspot ini dari internet 2 minggu yang lalu. Isu-isu yang berhembus mengatakan bahwa distro ini "capcus" banget buat hotspot2an. Ya sudah, karena hati tak kuasa memendam rasa penasaran. Terjebaklah aku dalam kesesatan, yang mengakibatkan susah tidur, dan berkurangnya gairah di kampus dan di lab.
Oke, karena tutorial tentang Easy Hotspot ini masih amat jarang di internet2, maka timbulah inisiatif untuk coba2 bikin tutorial versi agilnotmild. Jadi misal masih ada kekurangan tolong di perbaiki.hehehe....
Oke, langsung kita masuk ke tata cara penyajian Easy Hotspot menurut versi agilnotmild

[] Installasi dilakukan seperti biasa distro linux ubuntu pada umumnya, namun perlu diketahui bahwa untuk membuat server hotspot diperlukan 2 ethernet card. 1 untuk koneksi internet, dan 1 lainnya untuk koneksi dalam (client)

[] Setelah installasi berhasil, maka langkah yang pertama dan yang paling utama adalah mengganti nama dari ethernet card anda terlebih dahulu. Easy Hotspot hanya akan melewatkan semua paket dan konfigurasi radiusnya hanya pada ethernet card eth0 dan eth1. Karena memang sudah ditetapkan di dalam file /etc/init.d/chillispot.firewal. Eth0 difungsikan untuk koneksi keluar, sedangkan eth1 digunakan untuk dhcp dan mengalirkan koneksi ke client yang ada di bawahnya. Jadi kalo misal ethernet card anda masih kedetek sebagai selain eth0 dan eth1, maka harus diubah terlebih dahulu.

agilnotmild@agileasyhotspot:~$#sudo su
root@agileasyhotspot:~$#ifconfig


misal, ethernet card yang terlihat adalah eth3 & eth4. Edit supaya menjadi eth0 & eth1.

root@agileasyhotspot:~$#vim /etc/udev/rules.d/70-persistent-net.rules


Edit baris yang bertuliskan eth3 & eth4 menjadi eth0 & eth 1

# PCI device 0x10ec:0x8139 (8139too) SUBSYSTEM=="net", DRIVERS=="?*", ATTRS{address}=="ff:ff:ff:ff:ff:ff", NAME="eth3"
# PCI device 0x10ec:0x8136 (r8169) SUBSYSTEM=="net", DRIVERS=="?*", ATTRS{address}=="00:1e:ec:a8:04:71", NAME="eth4"


[] Restart komputer agar terlihat efeknya.

[] Setelah ethernet card sudah berubah menjadi eth0 & eth1, kita set eth0 sebagai koneksi ke internet (terhubung ke modem)

root@agileasyhotspot:~$#ifconfig eth0 192.168.1.21 netmask 255.255.255.0
root@agileasyhotspot:~$#route add default gw 192.168.1.1 (kita gatewaykan ke ip modem)
root@agileasyhotspot:~$#vim /etc/resolv.conf

kemudian isikan 203.130.208.18 (ip dns yang akan kita gunakan)
kita anggap komputer server sudah terhubung dengan internet


[] Eth1 tidak usah kita set IP-nya, karena memang digunakan untuk koneksi ke bawah, dan secara default sudah diberikan ip 192.168.182.1, sedangkan ip untuk client dibawahnya akan diberikan ip pada network 192.168.182.0/24

[] Untuk percobaanya, silahkan tancapkan kabel LAN dari laptop menuju ke eth1. Kemudian set ip di laptop sebagai automatically.

[]Kemudian buka web browser, kemudian arahkan ke salah satu situs, semisal agilnotmild.blogspot.com. maka akan keluar halaman login.



[] Nah untuk bisa menggunakan fasilitas internet, kamu harus login terlebih dahulu. Lalu, kita harus login pake account apa? 
Solusinya, kita harus buat account-nya dulu. Untuk bikin accountnya caranya sangat gampang, langsung buka aja halaman web baru di sisi server Easy Hotspot, arahkan url-nya ke localhost. secara ajaib akan muncul halaman portal baru seperti ini.


[] Untuk login ke dalam sistem tersebut bisa dilakukan dengan 2 user, yang pertama jika ingin berhak-akses admin maka gunakan user:admin, password:admin123. sedangkan untuk setara kasir gunakan user:vcool password:vcool123. kemudian buatlah user di dalamnya.

Oke deh, kita sudah berhasil membuat server hotspot dengan menggunakan Easy Hotspot. Tapi, settingan di atas masih merupakan settingan default. Jadi masih sangat belum aman. kemudian apa yang perlu dilakukan agar, sistem yang telah kita buat itu aman (walaupun belum 100% aman).

[] Ganti password mysql-nya. karena secara default, password dari mysqlnya adalah easyhotspot. Jadi harus di ganti, agar pihak luar tidak bisa melihat data base kita.
Matikan service mysql

root@agileasyhotspot:~$#/etc/init.d/mysql stop


Masuk ke mysql melalui safe mode

root@agileasyhotspot:~$#mysqld_safe --skip-grant-table


Buka terminal baru, lalu ketikkan

root@agileasyhotspot:~$#mysql -u root
mysql>use mysql
mysql>UPDATE user SET Password=Password('Lantip') WHERE User='easyhotspot'
mysql>exit;


Kita sudah mengubah password defaultnya berubah menjadi 'Lantip', keren bukan.hahaha...
Langkah berikutnya, restart service mysql-nya

root@agileasyhotspot:~$#/etc/init.d/mysql restart


[] Langkah berikutnya adalah, ganti password untuk file dari web-nya agar bisa mengakses mysql dengan password baru tadi.

root@agileasyhotspot:~$#vim /var/www/system/application/config/database.php


Kemudian cari baris yang bertuliskan
$db['default']['password'] = "easyhotspot"

Ganti dengan 'Lantip'. kalo udah, langsung saja save. Maka, database kita sudah insyaallah aman.

[] Membolehkan web portal agar bisa dibuka lewat komputer lain. Web portal ini yang dimaksud adalah web yang digunakan untuk menejemen user. Jadi untuk memenej user bisa dilakukan tidak hanya di komputer server, tapi bisa juga di komputer client. Caranya adalah sebagai berikut

root@agileasyhotspot~:#vim /var/www/system/application/config/config.php


Cari baris yang bertuliskan
$config['base_url'] = "http://localhost/"

Ganti localhost dengan alamat ip dari komputer server kamu, misal diganti dengan 192.168.182.1

Oke, kalau sudah. hotspot siap di luncurkan. hore.....

-------------------------------------------------------------------------------------------------
nah yang berikutnya aku mau nulis tentang kolaborasi antara mikrotik dan easy hotspot. bakalan asyik pokoknya, tunggu aja yah. Riset sudah selesai, tinggal males nulis ke blog-nya aja. Hehehehe...tunggu postingan saya berikutnya...
-------------------------------------------------------------------------------------------------




Selengkapnya

Tuesday, March 17, 2009

mikrotik dan easyhotspot

Berawal dari menurunnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, akhir-akhir ini jadi seneng bikin hotspot-hotspotan. Wkwkwkwkw...ga nyambung ya.
Sebenernya gara-gara banyak pesenan buat bikinin hotspot, mau ga mau harus nyoba2 semua. Oke, disini aku punya tim yang sementara bernama ARCHA'Solution (agil, ryan dan ancha). Wkwkwkw...*maksa banget yah*. Di tim ini aku bertugas sebagai network administrator ditemani oleh ryan, sementara si ancha bertugas ngurusin web interface dan lobi-melobi serta penyediaan hardware. Sekalian promosi disini deh kalo gitu,
"Jadi Buat Anda-Anda Para Bisnisman Yang Punya Rencana dan Ingin Merealisasikan Bisnis IT, Kami ARCHA'Solution Siap Membantu." heue'e'e'e'e...
Nah sejauh ini, aku baru ngoprek 2 buah sistem yang memang dirancang untuk membuat sistem hotspot dengan authentikasi. Bahasa gampangannya, pake login-loginan gitu lah pokoknya. Oke?
Nah yang pertama mikrotik, kalo untuk mikrotik ini sebenernya gampang banget, coz udah banyak tutorialnya + dipermudah dengan fasilitas dari winbox-nya. Kayaknya ga usah ku kasih detail cara2 pembuatanya kayaknya, coz di internet udah bejibun tutorial2 kayak ginian. Mungkin disini aku cuma mau share aja, apa aja yang sudah aku buat kemaren dengan mikrotik.


  1. Yang pertama pasti dhcp, soalnya di cafe-warnet yang kemaren baru aja dibuat menganut konsep, "we don't have computer for a client", opo jal maksute? Wkwkwkw... ya intinya disini pelanggan yang mau ngenet harus bawa laptop masing2. Biar pelanggan tidak usah repot2 ngatur IP maka aku sediain dhcp server. cara bikin dhcp server mikrotik
  2. Oke, layanan pertama sudah jadi. Kemudian si empunya cafe-warnet pengen biar pelanggan yang pengen internetan harus minta dibuatin id dulu sama kasirnya. Oke, yang beginian kalo ga salah biasa di sebut authentikasi. Nah untuk memuaskan hati si empunya tadi, oke saya buatkan saja proses authentikasinya. Kalo di mikrotik kita harus set up hotspot. cara bikin hotspot mikrotik. Nah kalo link yang ini, dijelasinnya pake winbox. Jadi agak enakan. Monggo disimak...
  3. Nah yang ketiga, untuk managemen semua user. Agar si kasir bisa dengan mudah membuat, mengurangi, meng-edit dan memonitoring semua user yang akses internet, maka harus dibuat satu layanan lagi dari mikrotik, yaitu radius server. Kalo kita set up radius server ini, maka kita diberikan sebuah web interface yang digunakan untuk management user dll. Nah di dalam web itu juga, kita bisa ngatur2 segalanya bahkan ngatur bandwidth untuk client. cara bikin radius server mikrotik. Monggo disimak lagi...
Oke semua sudah berjalan dengan lancar, cafe-warnet pun berjalan dengan sangat memuaskan. Sehingga jumlah pelanggan pun melonjak. Namun timbul masalah baru, jumlah user semakin bertambah namun bandwidth tidak berubah, alhasil koneksi jadi padat merayap. Kemudian si empunya tadi, pengen ngambil 1 line speedy lagi. Jadi intinya dia punya rencana punya 2 line skaligus. Rencananya sih oke, tapi kira2 bisa nggak akunya?hehehe...
Setelah browsing dan browsing, eh nemuin teknik load balancing. Ya udah aku coba terapin aja. Jadi selanjutnya kita bahas tentang load balancing.
Jadi intinya load balancing itu adalah sebuah teknik untuk menyatukan 2 buah line menuju internet yang bertujuan untuk membagi beban koneksi ke internet. Untuk load balancing ini banyak sekali opsinya, salah satunya adalah fail over. Fail over ini bekerja jika salah satu line mati, maka secara otomatis akan dialihkan ke line lainnya. Jadi koneksi tidak akan terputus. namun untuk cafe ini aku ga nerapin yang fail over, karena kalo kita pake yang fail over, maka salah satu line hanya akan berfungsi sebagai cadangan yang hanya akan bekerja jika line lainnya mati. Oke, karena itu yang aku terapkan disini adalah multiple gateway, yaitu dengan membagi secara acak semua client yang terkoneksi, ke line1 dan line2. Jadi 2 modem itu akan bekerja bersama. Cara setting load balancing.

Oke semua sudah selesai, yang berikutnya adalah maintenance terhadap masalah2 yang timbul. Maklum koneksi pake speedy, "harga murah banyak masalah".wkwkwkwkw...piss buat telkom. Jadi siap2 aja buka' laptop+colokin ke internet malem2 kalo tiba2 ditelpon sama client. Hehehe...tapi ga papa, it's oke.

Untuk mikrotik cukup disitu saja, tidak usah saya tuangkan semua disini karena ada sebagian yang memang data privacy.
Nah yang berikutnya adalah easyhotspot, sebuah bundle linux berbasis ubuntu yang dikhususkan untuk membuat AAA Server *login-loginan.*, karya anak bangsa. Tapi untuk yang satu ini aku buat thread baru aja. Oke?
Selengkapnya

Tuesday, April 8, 2008

Layanan RSS Feed

RSS (Really Simple Syndication) adalah istilah dalam teknologi Internet yang merujuk pada cara men-sindikasi-kan konten sebuah situs web (web syndication). Layanan ini memudahkan pengguna Internet agar selalu dapat mengetahui ringkasan konten terbaru dari situs tertentu tanpa harus terlebih dahulu mengunjungi situs tersebut. Selain itu, RSS yang disediakan sebuah situs dapat digunakan untuk melengkapi konten situs lain.

Layanan RSS disalurkan melalui sebuah file berformat XML yang dapat dibaca oleh publik dengan menggunakan program pembaca RSS yang disebut dengan news aggregator atau feed reader. Beragam program ini dapat di-download secara gratis dari Internet. Program yang diinstal pada PC secara otomatis akan memeriksa file XML yang disediakan situs tertentu secara berkala. Jika informasi terbaru ditemukan, program akan menampilkan judul dan ringkasannya pada PC pengguna, lengkap dengan link yang dapat di-klik untuk membuka halaman web-nya.

sebagai contoh, pada bagian samping kanan pada blog saya terdapat beberapa link berita yang setiap harinya akan selalu ganti (update). dalam hal ini saya menggunakan layanana RSS Feed. menurut saya layanan ini sangat excelent karena kita selalu bisa mendapatkan berita baru secara otomatis

Selengkapnya